Jumat, 27 Oktober 2017

AC Milan Berharap Melawan Juve Menjadi Titik Awal Kebangkitan Mereka

https://jurnalberitabolaseria.blogspot.com/2017/10/ac-milan-berharap-melawan-juve-menjadi-titik-awal-kebangkitan-mereka.html


Sang manager AC Milan Vincenzo Montella menyerukan tekadnya untuk mengalahkan Juventus. Sebab hasil positif dari pertandingan itu dinilai bisa menjadi titik balik untuk AC Milan. Milan yang sedang melewati masa periode yang sulit di Serie A. Sebelum akhirnya menang melawan Chievo Verona, Milan melewati empat pertandingan tanpa kemenangan. Tiga di antaranya adalah mengalami kekalahan secara beruntun yang mereka dapatkan.

Belum begitu konsisten, Milan masih jauh dari papan atas. Saat ini, Milan masih menempati peringkat delapan klasemen dengan 16 poin dari  10 pertandingan, berjarak Sembilan angka dari empat besar. Akhir pekan ini, Milan akan menghadapi ujian dengan menjamu Juventus di San Siro, Sabtu (28/10/2017) malam WIB. Montella berharap pertandingan itu akan menjadi titik balik Milan untuk terus mengontrol posisinya di klasemen.

Ini adalah pertandingan yang bisa memberi kami terobosan langsung. Ini adalah pertandingan yang bisa memberi kami dorongan tambahan di semua aspek. Verona hanya pemantik, untuk menyalakan apinya, dan sekarang apinya sudah menyala, ujar Montella dalam konferensi pers seperti dikutip dari Soccer Italia.

Ambisi saya adalah mengalahkan mereka, apalagi melihat posisi kami di klasemen. Mereka adalah tim yang komplit di semua aspek, jadi sedikit keberuntungan juga akan dibutuhkan untuk mengalahkan mereka. Sedangkan dikubu Juventus tetap akan bermain dengan waspada mengingat mereka akan bertandang ke San Siro. Karena dimusim lalu Juve pernah kehilangan poin di San Siro, dan pasukan Massimiliano Allegri tidak akan mengulang kesalahan mereka lagi di musim ini.

Rabu, 25 Oktober 2017

Buffon Ingatkan Timnas Italia Wajib Lolos Ke Piala Dunia 2018

https://jurnalberitabolaseria.blogspot.com/2017/10/buffon-ingatkan-timnas-italia-wajib-lolos-ke-piala-dunia-2018.html





Penjaga gawang Timnas Italia Gianluigi Buffon memperingatkan bahwa Italia wajib lolos ke Piala Dunia 2018. Namun, Buffon tahu kalau Swedia tidak akan mudah untuk dilewati. Setelah finis kedua di Grup G, Italia mesti melakoni babak playoff penentuan kelolosan melawan Swedia yang akan dilangsungkan dalam dua leg. Di laga pertama, Italia akan bertandang ke Skandinavia pada 10 November sebelum gantian menjadi tuan rumah tiga hari berselang.

Italia merupakan tim dengan partisipasi terbanyak kedua di Piala Dunia dengan 18 kali setelah Brasil dengan 20 kali ikut serta dalam Piala Dunia. Terakhir kali Italia gagal tampil di Piala Dunia pada gelaran tahun 1958 di Swedia. Sementara itu, bagi Buffon, Piala Dunia tahun depan adalah yang terakhir baginya. Kiper berusia 39 tahun itu berencana untuk gantung sepatu setelah turnamen itu berakhir.

Lolos ke Piala Dunia adalah sebuah target penting untukku sendiri dan untuk sepakbola Italia. Kami harus lolos ke Piala Dunia berikutnya, demi sejarah sepakbola dan tradisi kami, ucap Buffon yang di kutip dari media Italia. Laga playoff sudah pasti akan sulit, tapi kami wajib lolos, Swedia adalah sebuah lawan yang tangguh. Mereka memainkan sepakbola kelas tinggi. Mereka tidak akan memberi anda keuntungan di atas lapangan. Anda harus mendapatkan kemenangan dengan penderitaan dan mengeluarkan kemampuan terbaik.

Karena kalau anda tidak dalam bentuk terbaik, anda bisa kalah dengan mudah. Aku menaruh respek besar pada mereka dan penasaran melihat bagaimana rasanya bermain melawan mereka. Italia tidak pernah kalah dari Swedia dalam lima pertemuan terakhir di semua laga, dengan meraih empat kemenangan. Kemenangan terakhir diraih dengan skor 1-0 di laga Grup Piala Eropa 2016 lalu



Senin, 23 Oktober 2017

Montella Masih Percaya Diri Walau Tim Asuhannya Belum Pernah Menang

https://jurnalberitabolaseria.blogspot.com/2017/10/montella-masih-percaya-diri-walau-tim-asuhannya-belum-pernah-menang.html







AC Milan belum juga keluar dari masa sulitnya setelah gagal meraih kemenangan dikandang mereka sendiri, Setelah cuma bermain Imbang dengan Genoa hari minggu kemarin. Meski demikian, Vincenzo Montella yakin posisinya sebagai pelatih masih aman. Milan kembali gagal meraih poin penuh. Menjamu Genoa dalam pertandingan pekan 9 Serie A di San Siro, Minggu (22/10/2017) malam WIB, Milan yang harus mengakhir laga dengan 10 orang karena Leonardo Bonucci mendapatkan kartu merah dan harus puas dengan hasil akhir 0-0.

Ini berarti Milan hanya meraih satu poin dari empat pertandingan terakhirnya di Serie A. Sebelum ditahan imbang Genoa, AC Milan juga hanya bermain 0-0 melawan AEK Athens di Liga Europa. Tren negatif yang sedang dijalani Milan ini membuat posisi Montella dikabarkan terancam. Sejumlah media di Italia sudah menyebutkan beberapa nama yang berpotensi menjadi pengganti Montella seperti Paulo Sauso dan Walter Mazzarri.

Tapi Montella percaya posisinya masih aman. Dia yakin Milan akan segera kembali ke jalur kemenangan dan merangkai sejumlah hal positif. Saya pelatih Milan dan saya senang berada disini. Saya ingin memberi pujian kepada anak-anak atas apa yang mereka lakukan di atas lapangan, karena bahkan dengan 10 pemain, kami pantas menang, Ujar sang pelatih seperti diwartakan Media olahraga Italia. Kami harus membayar mahal insiden dan situasi yang merugikan kami, tapi kami bisa keluar dari momen ini dan kami membuktikannya hari ini.


Biasanya ketidakberuntungan seperti ini terjadi, satu per satu pada kami. Genoa tidak membiarkan anda bermain, mereka sangat menyulitkan, tapi bahkan dengan 10 orang, kami pantas menang. Saya sangat puas dengan performa, jelas tidak dengan hasilnya. Saya melihat kepercayaan besar terhadap saya. Saya tahu saya akan segera evaluasi setiap hari, tapi saya merasa percaya diri dan setelah performa ini kami harus lebih kompak. Kami ada disana, sesuatu yang luar biasa akan lahir. Akibat hasil seri melawan Genoa, Milan melorot ke peringkat 11 klasemen dengan 13 poin dari Sembilan pertandingan.